banner 728x250

Jelang HUT Bhayangkara Ke-79, Polisi Hidupkan Kembali Warisan Budaya Kerajaan Bedagai

Jelang HUT Bhayangkara Ke-79, Polisi Hidupkan Kembali Warisan Budaya Kerajaan Bedagai
Jelang HUT Bhayangkara Ke-79, Polisi Hidupkan Kembali Warisan Budaya Kerajaan Bedagai
banner 120x600
banner 468x60
Share

Sergai, (27/6/2025) – Jelang Hari Bhayangkara Ke-79 tahun, Polsek Tanjung Beringin Polres Sergai menunjukkan rasa kepedulian terhadap sejarah dan budaya lokal melalui kegiatan ziarah ke makam Raja Bedagai. Dan langkah ini mencerminkan pendekatan humanis dan kultural dalam memperingati hari besar institusi kepolisian.

IPDA Brimen Sihotang selaku Wakapolsek Tanjung Beringin, bersama jajaran, mengunjungi kompleks pemakaman Kerajaan Bedagai yang terletak di sekitar Masjid Jamik Ismailiyah, Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Sergai.

banner 325x300

Mereka berziarah ke makam H. Tengkoe Ismail, Raja Pertama Kerajaan Bedagai yang bergelar Raja Soeloeng Laut dan merupakan putra dari Soeltan Deli Oesman. Selain itu, di kompleks ini juga terdapat makam para anggota keluarga kerajaan serta bangunan bersejarah, termasuk masjid yang dibangun sejak tahun 1880.

Kegiatan ziarah ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Pekan Tanjung Beringin, Ir. Indra Syahputra, yang menyambut baik keterlibatan Polsek dalam pelestarian warisan budaya lokal.

“Ziarah ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap nilai-nilai sejarah dan budaya. Polisi tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga bagian dari masyarakat yang mencintai dan menjaga budayanya,” ujar IPDA Brimen Sihotang.

Ziarah tersebut bukan sekadar penghormatan terhadap tokoh leluhur, namun juga menjadi media pembelajaran sejarah bagi anggota kepolisian, guna membangun kedekatan dengan masyarakat serta memperkuat nilai-nilai pengabdian.

Sementara itu, Pemkab Serdang Bedagai telah mengidentifikasi delapan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) di Desa Pekan Tanjung Beringin, termasuk kompleks makam Raja Bedagai dan Masjid Jamik Ismailiyah.

Martina Silaban, Ketua Tim Pendaftaran ODCB dari Disparbudpora Sergai, menyampaikan bahwa pendataan ini merupakan implementasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2022 tentang Registrasi Nasional Cagar Budaya.

Dukungan pelestarian budaya juga datang dari Tengku Ahmad Syafi’i, Pangeran Nara Klana Kerajaan Bedagai, yang berharap agar peninggalan leluhur ini segera mendapat status resmi sebagai Cagar Budaya. Ia juga menyuarakan rencana pembangunan replika Istana Bedagai sebagai bagian dari upaya menjaga identitas budaya daerah.

Dan kolaborasi antara kepolisian, pemerintah desa, dan tokoh adat ini menjadi contoh nyata sinergi dalam pelestarian sejarah dan warisan budaya di tengah dinamika pembangunan daerah.

(SZ/ES)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *